BENARKAH PROFESI GURU KINI KURANG PEMINAT ?
sinarguru.com : Tidak dapat dipungkiri bahwa belakangan ini profesi guru sudah kurang populer, ini terbukti dari beberapa lembaga pendidikan yang berlatar belakang ilmu keguruan dan kependidikan sudah berkurang peminatnya seperti yang terjadi pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) Universitas Pasundan, ada beberapa latar belakang yang menjadi alasan keadaan tersebur seperti yang diungkapkan oleh Dekan FKIP Unpas Dadang Mulyana.>>KONTROVERSI KURIKULUM 2013, MENTERI ANIES : SAYA SAJA BINGUNG DENGAN K-13 APALAGI GURU DAN SISWA?<<
Jumlah mahasiswa calon guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) Universitas Pasundan menurun. Tahun lalu jumlah yang diterima itu lebih dari 590 mahasiswa. Namun tahun ini di bawah 570 orang.
Dekan FKIP Unpas Dadang Mulyana mengatakan penurunan yang terjadi memang tidak terlalu ekstrem. Tapi jika melihat tren, penurunan itu telah terjadi sejak 2015.
"Mungkin minat lulusan SMA, dua tahun terakhir ini, tidak pada profesi guru," ucapnya seusai pembukaan Pengenalan Akademik dan Wawasan Mahasiswa (Pandawa) 2016 di FKIP Unpas Jalan Tamansari, Jumat, 9 September 2016.
Menurut Dadang, maraknya praktik kekerasan terhadap guru tidak terlalu berpengaruh pada penurunan peminat profesi guru. Penurunan itu disebabkan pada daya serap profesi guru sendiri.
Beberapa tahun terakhir, kata Dadang, pengangkatan guru PNS sangat sedikit dibandingkan dengan kebutuhan dan pendaftar. Daya serap yang berkurang itu akan berdampak terhadap calon mahasiswa.
"Karena masih banyak di antara mereka yang berharap akan menjadi guru PNS. Tapi kondisi sekarang tidak memberikan banyak peluang pada mereka," ujar Dadang.
Akibatnya, profesi guru tidak lagi populis. Dadang mengatakan semakin banyak pula lulusan SMA yang memilih melanjutkan pendidikan non-guru.
Terkait dengan maraknya kekerasan terhadap guru, Dadang mengatakan guru tak perlu merasa takut. Guru malah harus berani memberikan pendidikan dan pengajaran kepada anak didiknya. Menurut Dadang, aturan tentang perlindungan guru seharusnya lebih ditegakkan sehingga guru merasa aman dalam melaksanakan tugasnya.
Namun kenyataannya, yang diajarkan guru di sekolah terkait hukuman dan hadiah tidak sejalan dengan pengasuhan di rumah. Sehingga, lanjut Dadang, penerapan hukuman yang diberikan guru direspon salah oleh orang tua. Tidak sedikit yang memandang itu sebagai pelanggaran HAM.
>>TAHUN 2017 GURU HONORER AKAN MENDAPAT GAJI HINGGA 3,4 JUTA PERBULAN<<
Dadang mengatakan seharusnya ada kerja sama yang kondusif antara orang tua dengan pihak sekolah. Kerja sama itu, ujar Dadang, akan menghadirkan pola pengajaran anak yang sejalan antara di rumah dan di sekolah.
( sumber : pikiran-rakyat.com )
Demikian sekilas informasi berkenaan dengan profesi guru yang saat ini kurang diminati akibat kepastian masa depan dan makin banyaknya kekerasan terhadap guru, Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.sinarguru.com. Kami senantiasa memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber. Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih.
0 Response to "BENARKAH PROFESI GURU KINI KURANG PEMINAT ?"
Post a Comment